Senja
Oleh: IMN
Semburat
sinar merah terpancar
Pertanda
waktu akan berganti
Antara
siang dan malam
Burung-burung
riuh terbang berkeliling
Kembali
ke asalnya...
Memandang
langit jingga
Teringat
akan kenangan kita
Canda dan tawa selalu bersama
Indah dirasa, terpatri di logika
Canda dan tawa selalu bersama
Indah dirasa, terpatri di logika
Namun, apakah bisa kembali?
Begitu candu dan pilu
Dalam kalbu ku
Begitu candu dan pilu
Dalam kalbu ku
Celengan
rindu yang terus memupuk
Menyesakkan
jiwa yang luka
Hati
yang lara
Oh
Senja, sampaikan rinduku
Aku
tau, kita menatap langit yang sama
Antara
kau dan aku
Semoga
cepat bertemu
Semoga
cepat berlalu
Mengulang kenangan itu
Hujan
Oleh:
IMN
Rintik
air membasahi bumi
Basahnya
tanah menjadi saksi bisu
Laksana
luka yang ditabur garam
Pedih
dan perih
Itu
yang dirasa
Apalah
daya diri ini
Tak
seindah dirinya
Tega...
Kau
pergi dan takkan kembali
Disaat
aku sudah menunggu
Mengapa
harus kita?
Mengapa
harus bertemu?
Mengapa
harus ada perpisahan?
Oh,
hujan...
Rintik
yang seakan indah menjadi musnah
Karena
keegoisan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar